POLRES WONOGIRI – Aparat kepolisian kembali melarang operasional kapal wisata sebelum mendapatkan izin. Larangan kali ini diberlakukan bagi pemilik kapal wisata di Desa Sendamgsari, Kecamatan Batuwarno, Kecamatan Wonogiri.

Memastikan kapal tidak digunakan untuk wisata air di Danau Sendangsari, dua personel Polsek Batuwarno standby di lokasi. Kapolsek Batuwarno, Iptu Mulyadi, SH mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, menyebutkan dua anggota Polsek Batuwarno, Bripka Prio Widiyatmoko dan Bripda Bayu Krisna melaksanakan kegiatan pengamanan keberadaan kapal.

“Dua anggota standby di lokasi keberadaan kapal di desa Sendangsari, Batuwarno sebagai antisipasi tidak digunakan untuk wisata air sebelum mendapatkan izin operasional di wilayah hukum Polsek Batuwarno,” ujarnya.

Menurutnya, petugas mengimbau kepada pemilik kapal, yakni Suwarno untuk tidak melanggar aturan pelarangan operasional kapal sebelum mendapatkan izin dari yang berwenang. Suwarno diminta membuat surat pernyataan untuk sanggup mematuhi larangan operasional kapal, apabila melanggar sanggup diproses sesuai hukum yang berlaku.

Surat pernyataan Suwarno tertanggal 3 Mei 2022 bermaterai cukup dan ditandatangani bertuliskan surat pernyataan dibuat tanpa paksaan dari pihak manapun. Dia sanggup dituntut sebagaimana aturan yang berlaku jika tidak melaksanakan isi surat pernyataan.

Suwarno sebagai pemilik kapal Sinar Fajar akan menghentikan operasional kapal di Waduk Pidekso sesuai surat Kepala Dishub Wonogiri tertanggal 19 April 2022 nomer 551.2/576 dan surat Camat Batuwarno tertanggal 20 April 2022 nomer 551.2/242 perihal larangan operasional kapal.

(Polres Wonogiri Polda Jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here