Tim gabungan dari petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Wonogiri, Polres Wonogiri, Kodim 0728 Wonogiri dan BNN menggelar razia di blok rutan setempat, Selasa (6/4/2021) malam.

Razia itu dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021. Dalam razia itu petugas berhasil menyita sejumlah uang tunai, pisau cukur, korek api, belasan sikat gigi bekas. Tidak ditemukan senjata tajam ataupun narkoba dalam razia itu.

“Razia malam ini kami lakukan bersama-sama dengan Polres dan Kodim Wonogiri serta Dinkes Wonogiri.Tujuan utama razia ini adalah untuk menciptakan kondusifitas dan menjaga keamanan Rutan dari hal-hal yang tidak kita inginkan,”ungkap Kepala Rutan Kelas II B Wonogiri Daniel Kristianto.

Menurutnya, razia tersebut diikuti tim gabungan sebanyak 170 personil. Petugas bergerak menyisir seluruh blok hunian warga binaan. Selain itu, dilakukan pemeriksaan badan.

Hampir dua jam lebih dilakukan penggeladahan di blok hunian warga binaan, petugas menemukan berbagai benda-benda yang dinilai melanggar aturan. Di antaranya, puluhan pisau cukur, lem, kartu remi, sikat gigi bekas, obat keras, dan uang tunai.

Selain uang, barang-barang itu akan dimusnahkan. Untuk warga binaan yang terbukti menyimpan benda-benda itu akan dilakukan pembinaan. Selanjutnya untuk uang tunai akan dikembalikan kepada keluarganya masing-masing.

“Didalam Rutan tidak boleh ada uang tunai. Supaya tidak terjadi pungli yang dilakukan petugas kami. Sementara sikat gigi, kalau digosok-gosok ke tembok bisa jadi sajam, pisau cukur juga. Langkah kami ini untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Rutan,” terang dia.

Di tempat yang sama, Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengapresiasi kegiatan tersebut. Razia bersama merupakan bentuk sinergitas antara Polri, TNI, dan Rutan Kelas II B dan Pemkab Wonogiri. Ini seperti yang tertuang di dalam MoU tentang kegiatan bersama baik razia ataupun pengamanan.

Menurut Kapolres, tidak didapati temuan yang menonjol. Namun jika ada temuan yang mengarah pada tindakan pidana langsung akan ditangani.

Sementara Dandim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi menyatakan menerjunkan 20 personelnya membantu razia itu. Pihaknya berharap m seluruh steakholder terkait dapat bersama-sama menjaga sinergitas dan kondusifitas keamanan di Wonogiri.

Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri Adhi Dharma menuturkan, razia tersebut dinilai sudah sesuai protokol kesehatan. Mengenai temuan sejumlah obat di dalam blok warga binaan, dia menyebut obat tersebut adalah jenis obat keras untuk diare, yang penggunaannya harus dengan resep dokter.

(Humas Polres Wonogiri Polda Jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here