Aipda Wahyu Nugroho bersama putri pertamanya, Malya Fasyha, saat menyanyikan lagu ciptaanya di rumahnya, Kedungringin, Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Wonogiri.

polreswonogiri.com – Berbekal kesukaannya terhadap musik, Aipda Wahyu Nugroho, (41), anggota Satlantas Polres Wonogiri, telah menciptakan lima lagu. Lagu yang dibuat untuk instansi tempat ia bekerja, Polres Wonogiri.

Lagu yang sudah ia ciptakan di antaranya Covid-19 Polres Wonogiri, Zona Integritas Polres Wonogiri dan Pedot Katresnan. Lagu-lagu karyanya tersebut selalu diunggah ke youtube melalui chanel pribadinya bernama Aipda Wahyu Nugroho Official.

Awal mula ia membuat lagu tersebut saat Polres Wonogiri sedang mencanangkan wilayah zona integritas. “Saat jaga pos lebaran 2020 di depan pasar Kota Wonogiri, Pak Kapolres menyuruh saya mencoba membuat lagu. Kemudian saya buat lagu zona integritas itu,” kata dia kepada tribratanews.wonogiri.jateng.polri.go.id, Selasa (17/11/2020).

Saat itu, lagu yang ia buat bergenre pop. Kemudian Kapolres meminta dibuat lebih formal. Akhirnya lagu itu dibuat mars zona integritas Polres Wonogiri. “Saat acara resmi polres menggunakan mars. Saat acara lainnya atau hiburan dinyanyikan versi popnya,” ungkap dia.

Berawal dari itu, Aipda Wahyu kemudian mengembangkan membuat lagu lainnya, termasuk lagu dengan genre dangdut yang liriknya mengisahkan seseorang yang tengah ambyar (gundah hati).

Lagu zona integritas bercerita tentang kesiapan Polres Wonogiri dalam mencanangkan zona integritas. Dalam liriknya ada beberapa kutipan tentang zona integritas. Selain itu juga menggambarkan tentang wilayah Wonogiri.

Cegah Covid-19

Sementara itu, lagu berjudul Covid-19 Polres Wonogiri bercerita tentang langkah Polres Wonogiri dalam mencegah persebaran Covid-19. Seperti gerakan pemakaian masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dalam setiap membuat lagu, ia selalu berkolaborasi dengan Istrinya, Oktaviani, untuk memberi masukan terhadap lirik yang dibuat. Sedangkan anak pertamanya, Malya Fasyha, 13, selalu diajak teman berduet menyanyi.

“Sejak SMP saya memang suka bermain gitar dan organ. Belajarnya juga otodidak. Kemudian anak saya juga hobi bermain organ. Sehingga hobi kami sekeluarga hampir sama, yakni bermain musik,” ungkap dia.

Meski ia suka bermusik, Wahyu tidak melupakan tugasnya sebagai anggota Polres Wonogiri. Ia akan tetap memprioritaskan pekerjaannya sebagai polisi. Namun, saat ada acara atau event di Polres Wonogiri, ia disuruh untuk mengisi hiburannya. Jadi semua pihak, bahkan pimpinannya mendukung bakatnya tersebut.

“Tentunya karya saya ini tidak lepas dari dukungan dan motivasi yang diberikan oleh Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Indra Hartono dan Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing,” kata Wahyu.

(Humas Polres Wonogiri Polda Jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here