Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, SIK, MH, Msi, CPHR ketika menghadiri pembagian alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) dari KPU menyampaikan perihal keamanan, menghaturkan terima kasih kepada paslon yang terib dan mentaati protokol kesehatan kepada paslon bupati dan wakil bupati, Kamis (8/10).

polreswonogiri.com – Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, SIK, MH, Msi, CPHR ketika menghadiri pembagian alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) dari KPU menyampaikan perihal keamanan, menghaturkan terima kasih kepada paslon yang terib dan mentaati protokol kesehatan kepada paslon bupati dan wakil bupati, Kamis (8/10).

Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Wonogiri peserta pilkada Wonogiri menerima alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) dari KPU,).

APK dan BK yang diterima berupa baliho, spanduk, umbul-umbul, poster, flyer/selebaran, brosur, dan pamflet. Selain itu, KPU memfasilitasi penayangan APK melalui sebuah videotron.

Ketua KPU Kabupaten Wonogiri Toto Sihsetyo Adi mengatakan, setiap pasangan calon mendapatkan lima baliho, 294 spanduk, 500 umbul-umbul, 30.000 selebaran, 30.000 brosur, 30.000 pamflet, dan 5.000 poster. Spanduk yang diberikan KPU tersebut dipasang satu di setiap desa. Adapun umbul-umbul dipasang sebanyak 20 di setiap kecamatan.

Setiap pasangan calon diperbolehkan menggandakan APK maksimal sebanyak 200% dari yang telah diserahkan KPU. “Jadi kalau dapat lima baliho, pasangan calon bisa membuat sepuluh lagi, sehingga nanti jumlahnya menjadi 15 baliho,” katanya saat penyerahan APK dan BK di kantor KPU Wonogiri, Kamis (8/10).

Pasangan calon bisa menggandakan BK maksimal sebanyak 100% dari jumlah keluarga di Kabupaten Wonogiri. Yakni 376.033 lembar flyer, 376.033 lembar brosur, 376.033 lembar pamflet, dan 376.033 lembar poster.

Selain itu, KPU juga memfasilitasi penayangan melalui videotron yang ada di samping Toserba Baru, jalan Kartini, Wonogiri. “Durasi video masing-masing pasangan calon maksimal satu menit dan ditayangkan secara bergantian,” terangnya.

Komisioner KPU Wonogiri Divisi Sumberdaya Manusia Augustina Puspa Dewi manambahkan, ada beberapa titik atau lokasi yang tidak boleh digunakan untuk pemasangan APK.

Antara lain pasar, terminal, tempat ibadah, sekolah, rumah sakit, museum, alun-alun Giri Krida Bakti, pohon penghijauan dan turus jalan, tiang listrik, rambu-rambu lalu lintas, serta lokasi radius 200 meter dari kantor pemerintahan, TNI, Polri, BUMN dan BUMD.

(Humas Polres Wonogiri Polda Jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here