polreswonogiri.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo tetap akan mengundurkan diri dari pencalonan Bupati pada Pilkada Wonogiri, bila KPU tetap menggelar Pilkada pada bulan Desember 2020. 

‘’Rabu (8/7) saya akan berangkat ke DPP PDIP, guna menyampaikan surat pengunduran diri, sekaligus berkonsultasi,’’ papar Joko Sutopo yang juga Ketua DPC PDIP Wonogiri, Senin (6/7) siang.

Joko yang saat ini menjabat Bupati Wonogiri, menegaskan bahwa mundur dari pilkada Wonogiri sudah sepengetahuan pengurus DPC PDIP Wonogiri.

‘’Sebagai petugas partai, saya harus berkonsultasi ke DPP PDIP di Jakarta. Dan apapun hasil keputusannya saya siap melaksanakan. Kalau DPP PDIP memutuskan rekomendasi yang sudah saya terima dialihkan ke kader lain, saya siap menerima keputusan itu. Dan jika DPP PDIP tetap menugaskan saya untuk maju lagi sebagai Bupati Wonogiri, pun saya sebagai petugas partai siap melaksanakannya,’’ tegasnya.

Joko Sutopo mundur dari pilkada Wonogiri lantaran biar fokus dalam nenangani pendemi corona. Maka dia pun menampik bila  dikatakan tidak konsisten. 

‘’Saya tidak konsisten dari sisi mana?. Saya dipilih rakyat untuk menjadi Bupati sudah saya laksanakan dengan baik. Kalau saya dipilih rakyat kemudian mengundurkan diri karena mempunyai ambisi menduduki jabatan lain, bolehlah dikatakan tidak konsisten. La ini saya melaksanakan amanah sampai selesai, dan saya melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Mana yang tidak konsisten,?’’ jawabnya balik bertanya.

‘’Saya menyampaikan akan mundur dari pencalonan, sebagai wujud keseriusan saya dalam melaksanakan tugas. Terlebih ada pandemi corona yang membutuhkan pemikiran ekstra,’’ lanjutnya.

Seperti diketahui, Joko Sutopo sudah mengantongi rekomendasi dari DPP PDIP untuk menjadi bakal calon bupati Wonogiri, berpasangan dengan Sriyono bendahara DPC PDIP Wonogiri

(Humas Polres Wonogiri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here