Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, SIK MH MSi, datang langsung ke lokasi temuan kerangka mayat, untuk memberikan arahan kepada tim yang melakukan penanganan dan evakuasi mulai sabtu (16/5) siang hingga malam.

polreswonogiri.com – Ketenangan warga Lingkungan Vudeg, Desa Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri tiba-tiba terusik. Pasalnya Atmo Sutiyo, salah seorang warganya tiba-tiba berlari tergopoh-gopoh sambil meminta pertolongan pada Sabtu (16/5) siang.

Atmo minta tolong warga bukan karena sedang mendapat masalah. Tapi pria 60 tahun ini baru saja menemukan sesosok mayat yang sudah tinggal kerangkanya saja, di dekat komplek pemakaman desa.

Atmo sendiri menemukan kerangka itu secara tidak sengaja. Kebetulan dia sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Sampai saat matanya menangkap ada  onggokan kain berwarna merah, di belakang komplek SMP Negeri 2 Puhpelem. Dan setelah diperiksa yang setelah ternyata di baliknya ada sesosok mayat.

Sabtu siang (16/5), bersamaan dengan tugas mencari rumput dan hijauan pakan ternah, Atmo, warga Lingkungan Sambirejo, Kelurahan Giriharjo, Kecamatan Puhpelem ini, melihat ada onggokan pakaian berwarna merah. Lokasinya berada di belakangan SMP Negeri 2 Puhpelem.

Temuan inipun segera dilaporkan ke pihak Polsek Puhpelem dan diteruskan ke Polres Wonogiri. Dan mendengaf adanyabtemuna itu, kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing langsung meluncur ke TKP. Dia langsung memberikan arahan kepada tim yang melakukan olah TKP, agar tidak sampai salah dalam bertindak.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, SIK MH MSi, datang langsung ke lokasi temuan kerangka mayat, untuk memberikan arahan kepada tim yang melakukan penanganan dan evakuasi mulai sabtu (16/5)  siang hingga malam.

“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, silahkan untuk segera melaporkan ke polisi. Ini berkaitan dengan penemuan kerangka mayat di hutan rakyat yang belum dapat dikenali identitasnya,” ujar Kapolres di sela-sela pengawasan terhadap anvgotanya yang melakukan olah TKP tempat ditemukannya mayat.

Agar identitas mayat segera terungkap, Camat Puhpelem, Jaiman langsung mengumumkannya ke seluruh warga. Dengan menjelaskan beberapa ciri dan benda temian yang melekat di tubuh mayat tersebut.

“Ciri-ciri jenazah ini rambutnya panjang hitam, pakaian kaos merah, celana jeans biru. Lalu ada sebuah cincin, masker, kaos dalam warna hijau, sisir rambut warna merah muda, sepasang kaos tangan warna ungu dan sebuah anting-anting,” jelasnya.

Kasus temuan kerangka manusia juga pernah terjadi di kawasan hutan Desa Sambiroto, Kecamatan Pracimantoro beberapa waktu lalu. Dan dengan penyelidikan mendalam, akhirnya jajaran Polres Wonogiri berhasil mengungkap identitas kerangka. Serta berhaail pula menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban. (ione)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here