Selamat Datang di Website Resmi Polres Wonogiri

Selamat datang di website resmi Kepolisian Resor Wonogiri Jawa Tengah. Dalam menghadapi era globalisasi saat ini, kami menghadirkan website ini sebagai salah satu sarana komunikasi antara pihak kepolisian dan masyarakat.

Kami berharap dengan adanyanya website ini komunikasi yang telah terjalin antara masyarakat dan pihak kepolisian selama ini semakin meningkat.






 

Berita Kepolisian

POLRES WONOGIRI TANGKAP LSM YANG NYAMBI DUKUN CABUL

17/02/2016


Polres Wonogiri   --  Seorang pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan mantan pimpinan partai politik (parpol) di Wonogiri, Agus Bekur, 56, ditahan polisi. Warga Lingkungan Jatirejo, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri didakwa pasal 81 UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun serta denda senilai Rp 60 juta.

Agus Bekur menjadi penghuni Hotel Prodeo Polres Wonogiri setelah terbukti mencabuli Rpj, 21, warga Klampisan, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri. Dengan didampingi Kasubbag Humas AKP Gunawan, SH Kapolres Wonogiri, AKBP Windro Akbar Panggabean, SIK bercerita, perbuatan tersangka dilakukan sejak 2011 atau saat korban berumur 16 tahun hingga Januari 2016. “Pencabulan tersangka terhadap korban sudah tidak bisa dihitung. Tindak pencabulan tersangka dilakukan lima tahun sejak korban berstatus pelajar,” kata Kapolres.

Dijelaskannya, perbuatan tersangka Agus Bekur terungkap saat warga Jatirejo itu melabrak orangtua korban. “Tersangka datang ke rumah korban setelah ajakan bersetubuh tidak dilayani. Cerita tersangka justru membuat marah orangtua korban dan melaporkan tindakan tersangka ke polisi. Penangkapan tersangka dilakukan polisi beberapa jam setelah menerima laporan pada Januari 2016.”

Dengan menindak lanjuti perintah Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, SIK Lebih lanjut dijelaskannya, oleh Kasat Reskrim AKP David Manurung, SE bahwa, “ modus tersangka mencabuli korban dengan berdalil memindahkan bayi di kandungan korban ke perut orang lain. Pada 2011, korban diyakini hamil dua bulan lebih sehingga tidak bisa digugurkan. Tersangka sanggup memindahkan bayi di perut korban ke perut orang lain. Ritual pun dilakukan. Tersangka menaruh bunga di perut korban dan terjadi persetubuhan kali pertama. Usai menyetubuhi tersangka mengatakan bayi korban sudah berpindah.”

Selang beberapa bulan, tersangka bercerita bahwa bayi yang dipindahkan sudah lahir tetapi ibunya meninggal dunia sehingga korban Rpj harus memberi ganti rugi. Perhiasan dan laptop korban diminta oleh tersangka. “Semua itu upaya tersangka untuk memperdaya korban untuk melayani nafsu bejatnya.”

Saat Tribratanews menanyakan kepada tersangka tetang apa benar bisa mentransfer bayi dalam kandungan, Tersangka Agus Bekur mengaku tak bisa men-transfer bayi ke perut orang lain. (Iwan-humas Polres Wonogiri)



» selengkapnya

POLRES WONOGIRI BERHASIL BEKUK JUDI TOGEL

17/02/2016



Polres Wonogiri   --  Judi togel kembali mucul di Wonogiri. Jajaran Polsek Wonogiri Kota pun tak tinggal diam. Dua orang penjual judi togel berhasil di bekuk. hal tersebut dilakukan karena merespon perintah atasan yakni Kapolres Wonogiri yang sangat alergi terhadap judi, apalagi sekarang ini telah di berlakukan operasi bina kusuma candi 2016 yang memberantas premanisme.

Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbara Panggabean, SIK mengungkapkan pihaknya berhasil membekuk Judi togel melalui penggrebekan yang di pimpin oleh Kapolsek Kota AKP Surono, SH dengan pelaku Sastro Wiyono alias  Rimin (73) Gunung Kukusan rt 03. Rw 9, Giriwono, Wonogiri serta menangkap  Dadi Mari (54)  warga Wonokarto rt 02, rw 7, Wonogiri. Keduanmya dibekuk dalam dalam Operasi Bina Kusuma Candi, yakni Rabu (10/2/2016) kemarin.

Dengan menindak lanjuti perintah Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbara Panggabean, SIK Kasat Reskrim Akp David Manurung, SE berhasil menangkap kedua pelaku, dan berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 144 ribu dan sejumlah peralatan judi berupa 8 kertas rusmus judi totel, 6 lembar kertas pembelian nomor totel serta dua unit handpone.   Aktiofitas judi togel tersebut terungkap lantaran adanya laporan dari masyarakat. “Kamerin Selasa kami medapat informasi adanya pratek perjudian jenis togel. Dengan laporan itu saya perintahkan untuk melakukan operasi, hasilnya kami berhasil pengamankan dua pelaku,” ujar Kapolres Wonogiri

AKBP Windro Akbara Panggabean sadar, penangkapan dua pelaku tersebut belum memutus rantai penjualan togel. Terlebih dua pelaku masih bungkam dan belum mau mengungkapkan  sebab bandar dan otak dibalik mencuatnya kembali judi togel tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa bandar dan otak penjualan judi togel ini, dan apabila terbukti ada anggota yang berani membekingi judi, beliau tidak segan-segan menindak tegas” tandasnya. (Iwan-humas Polres Wonogiri)



» selengkapnya

GURU CABUL DI MASUKAN BUI DI POLRES WONOGIRI

17/02/2016



Polres Wonogiri
  --  Menindak lanjuti perintah Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, SIK yang telah dilaksanakan oleh Kasat Reskrim Akp David Manurung, SE berhasil tangkap Oknum guru Sekolah Dasar di Baturetno dengan inisial W yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, pada hari Kamis (11/2) kemarin. Penetapan dilakukan setelah polisi memeriksa 21 saksi sebelumnya.

Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, SIK melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan W sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Saat ini, tersangka masih menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolres Wonogiri.

"Statusnya naik dari terperiksa menjadi tersangka. Sekarang setelah berhasil dilakukan pendalaman oleh UPPA di Polres," kata Windro, Jumat (12/2) saat rilis di teras lobby Polres Wonogiri.

Untuk Informasi, Oknum Guru PNS, W, 48 warga Baturetno di duga kuat melakukan pencabulan terhadap siswinya di kelas. Dugaan tersebut bermula dari salah satu perangkat desa setempat mendapat laporan dari salah satu siswi disekolah tersebut. Kemudian, dilakukan penelusuran dan akhirnya para korban yang kebetulan duduk dibangku kelas yang sama mengaku jika pernah diperlakukan tidak senonoh oleh oknum guru kelas mereka.

"Dari pengakuan mereka sebanyak 13 siswa kelas IV, ada delapan siswa perempuan yang mengaku diperlakukan tidak senonoh," kata perangkat desa yang enggan namanya dikorankan itu beberapa waktu lalu. (Iwan - humas Polres Wonogiri)



» selengkapnya

POLISI SIAP SIAGA JAGA KPU DAN PANWASLU

03/12/2015

POLRES WONOGIRI - Kamis, 3 Desember 2015 Pilkada serentak kurang beberapa hari lagi yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 terlihat kesiapan anggota yang sedang menjaga kantor KPU Kabupaten Wonogiri

Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, SIK melalui Kabag Ops Kompol Jaka Wibawa, SH mengatakan para personel yang diturunkan menjaga kantor KPU dan Panwaslu itu harus terlihat di pintu depan sehingga kesiapan dan kesiagaannya terlihat.

”Selain petugas yang berpakaian seragam, ada juga anggota yang berpakaian preman yang selalu menyambangi Kantor KPU dan Panwaslu”

Menurut Kabag Ops dirinya ingin memastikan dan memberi rasa aman kepada para penyelenggara Pemilu. ”Biar mereka merasa tenang,”

Ia juga memeriksa dan menanyakan beberapa hal kepada staf serta komisioner Panwaslu. Dirinya meminta kepada penyelenggara Pemilu untuk tidak perlu khawatir. 

”Yang terpenting selalu berkoordinasi dengan pihak aparat, untuk menjaga hal-hal yang tidak diingkan.

Komunikasi tetap saling terjalin sehingga kami pastikan semua siap siaga dan berjalan dengan lancar tanpa gangguan, sampai berakhirnya pemilu ini terangnya. (HUMAS)



» selengkapnya

PENCOBLOSAN DALAM PILKADA SUDAH DEKAT PROPAM WONOGIRI APELKAN PEMEGANG SENJATA API

02/12/2015

WONOGIRI - Rabu, ( 02-12-2015 ) Propam Polres Wonogiri yang di Pimpin Kasi Propam bersama Sarpras mengapelkan anggota yang pinjam pakai senjata api inventaris dinas.

 

Apel dilaksanakan untuk mengecek. Sekaligus penarikan / penggudangkan sementara waktu senjata tersebut agar PAM Pilkada dapat tervokus pada pengamanan dan dalam pelaksanaannya berjalan lancar dan tertib. "Jelas Kasi Propam Ipda Soepardi

 

Selama pelaksanaan Pengamanan Pemilukada semua anggota tidak diperkenankan membawa senjata api termasuk yang penugasan Pengamanan di TPS sesuai petunjuk dari Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar P.

 

Kapolres telah membentuk team khusus antisipasi yang akan mengganggu kelancaran pelaksanaan Pilkada. "Jelas Ipda Soepardi"

 

Anggota yang telah menitipkan senpi beserta amunisi didata dan diberikan tanda terima demi tertib administrasi, dari 56 pucuk senpi genggam yang dipinjam pakaikan keanggota merk  CPPS, Coldet, SSW 2, SSW 4 dan Taurus telah digudangkan sejumlah 25 pucuk adapun Anggota yang belum di perikasa dan menggudangkan Senpinya diberi batas  waktu sampai dengan Apel Pergeseran PAM TPS nanti. "Imbuh Kasi Propam Ipda Soepardi" (Humas)



» selengkapnya

Consider them like a tuner for replica breitling watches fine automobiles. A Mercedes Benz, BMW, or Porsche are fake rolex stellar right out of the factory. Though the enthusiast might want any number of modifications to make their vehicle more unique.